Categories
Kabar Perlawanan

Kalah di Semua Lini, CNN Indonesia Wajib Bayar Upah Jurnalis yang Dipotong

Trimurti.id — Perjuangan panjang seorang jurnalis melawan perusahaannya berakhir manis di meja hijau. Setelah hampir setahun berjuang dari meja mediasi hingga pengadilan, Miftah Faridl akhirnya meraih kemenangan penuh atas CNN Indonesia. Mahkamah Agung (MA) memutuskan menolak kasasi yang diajukan perusahaan media milik Chairul Tanjung tersebut dan menutup sengketa pemotongan upah yang sejak awal dinilainya tidak sah.

Mahkamah Agung menolak kasasi PT Trans News Corpora, badan hukum CNN Indonesia, dan menguatkan kemenangan Faridl di dua tingkat sebelumnya: anjuran Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya serta Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Surabaya. Putusan ini dibacakan pada 21 Juli 2025 oleh majelis hakim yang diketuai Agus Subroto, dengan anggota Dr. Sugeng Santoso PN dan Dr. Sugiyanto.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan Tergugat terbukti memotong upah Penggugat sebesar Rp1.015.300 per bulan untuk periode Juni–Agustus 2024 (total Rp3.045.900) tanpa persetujuan tertulis, dengan alasan efisiensi dan kerugian perusahaan. Namun, CNN Indonesia tidak dapat membuktikan alasan tersebut melalui bukti audit internal maupun eksternal dan tidak menunjukkan adanya kesepakatan bersama terkait penyesuaian upah, sebagaimana diwajibkan Pasal 63 Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Majelis juga menegaskan, tindakan itu bertentangan dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Dalil-dalil kasasi yang diajukan CNN Indonesia—mulai dari penafsiran peraturan, asas audi et alteram partem, hingga keberatan atas penilaian bukti—semuanya dinilai tidak berdasar. Dengan demikian, permohonan kasasi secara resmi ditolak, dan biaya perkara dibebankan kepada negara.

Kemenangan ini disambut hangat tim pendamping hukum Faridl. Fatkhul Khair, perwakilan Komite Advokasi Jurnalis (KAJ) Jawa Timur, menyebut putusan MA sebagai kemenangan mutlak bagi pekerja.

“Sejak awal, dari mediasi di Disperinaker, PHI, hingga MA, putusannya selalu bulat memenangkan klien kami. Skornya 3-0 untuk perjuangan pekerja. CNN Indonesia seharusnya segera membayar upah yang dipotong,” ujarnya.

Nada serupa disampaikan Salawati, pendamping hukum Faridl lainnya. Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan solidaritas dari banyak pihak yang terlibat secara sukarela.

“Bagi saya, ini menjadi model advokasi ideal untuk kasus-kasus lain yang menimpa jurnalis,” katanya.

Faridl sendiri menegaskan, perjuangan ini bukan sekadar soal hak pribadi, melainkan bagian dari upaya kolektif membela buruh media.

“Ini kemenangan pekerja. Banyak kawan saya yang menolak pemotongan upah ini, namun tak kuasa melawan. Bayar, bayar, bayar, dan jangan terus mempermalukan diri sendiri,” ujarnya dalam rilis pers yang dikeluarkan oleh (KAJ) Jawa Timur.

Perselisihan ini bermula ketika manajemen CNN Indonesia memotong upah sejumlah buruh secara sepihak pada Juni–Agustus 2024 dengan alasan efisiensi. Merespons kebijakan tersebut, Faridl yang berkantor di Surabaya membentuk Solidaritas Pekerja CNN Indonesia bersama tujuh buruh lain di Jakarta. Namun, sikap perlawanan itu justru berujung pada pemecatan sepihak terhadap mereka.

Selama kurang lebih sepuluh bulan proses sengketa, Faridl mendapat pendampingan hukum dari tim KAJ Jawa Timur. KAJ Jawa Timur sendiri merupakan inisiatif masyarakat sipil dan organisasi profesi jurnalis yang fokus mengadvokasi kasus kekerasan, sengketa ketenagakerjaan, dan kemerdekaan pers secara pro bono di wilayah Jawa Timur.

Dengan putusan MA yang bersifat final dan mengikat ini, habislah sudah alasan CNN Indonesia untuk menahan hak Faridl. Tidak ada lagi celah untuk berkelit. Pelajarannya jelas: pemotongan upah sepihak apapun alasannya adalah tindakan sewenang-wenang!

Kemenangan ini menjadi pukulan telak bagi logika “perusahaan besar selalu benar” yang selama ini kerap dipakai untuk membungkam buruh. Ini membuktikan bahwa ketika buruh bersatu, mengorganisir diri, dan menempuh segala upaya, bahkan raksasa media pun bisa dipaksa berlutut. 

CNN Indonesia kalah di semua lini, dan kekalahan ini akan menjadi catatan panjang dalam sejarah perjuangan hak buruh di negeri ini.

 

Reporter: Cici Hartono

Editor: Hirson Kharisma

Melanjutkan semangat Trimurti
 
Di era kolonial, S.K. Trimurti berani menulis meski risikonya penjara. Kini, kami melanjutkan tradisi itu—memberitakan yang benar, meski tidak populer.
 
Trimurti.id adalah media nirlaba. Tidak ada pemilik konglomerat. Tidak ada agenda tersembunyi. Hanya semangat untuk Baca, Sebar, dan Lawan.
Jadilah bagian dari sejarah ini.
Klik link di bawah untuk mendukung Trimurti